Open post

Ratusan Botol Miras Disita Polisi Saat Razia di Bulan Ramadhan

BREBESKANAL.com – Jajaran Polres Brebes berhasil menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek dari sejumlah pedagang saat razia di bulan Ramadhan, Senin malam (18/3/2024). Razia gabungan dari Satuan Samapta dan Satuan Reskrim Polres Brebes itu, menyasar warung-warung di Kecamatan Larangan dan Jatibarang.

Selain menyita ratusan botol miras, razia yang dipimpin KBO Samapta Ipda Jusup, dan Kanit 1 Sat Reskrim Ipda Yuzakki Adyana Ardhi itu, juga mengamankan dua jerigen tuak.

Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Iptu Indra Prasetyo mengatakan, razia miras merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dan cipta kondisi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2024.

“Kegiatan Razia ini dalam rangka cipta kondisi selama bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Iptu Indra Prasetyo, Selasa (19/2)

Menurut dia, sasarannya razia adalah kafe ataupun tempat karaoke yang menjual miras tanpa ijin, maupun rumah warga yang disinyalir memproduksi minuman keras tradisional, serta tempat yang digunakan untuk meminum-minuman keras.

“Sasarannya kafe atau tempat karaoke yang menjual minuman keras tanpa izin (ilegal), rumah yang menjual miras tanpa izin, tempat yang digunakan untuk meminum minuman keras,” jelasnya.

Dalam razia itu, lanjut dia, polisi juga akan menjerat dua pemilik warung, dengan pasal Tipiring. Itu karena melanggar Perda tahun 2015 pasal 17 ayat 1 tentang, menyimpan dan melakukan usaha produksi, distribusi, dan penjualan minuman keras.

“Barang bukti ratusan botol miras sudah diamankan ke Polres. Kepada pemilik, selain dilakukan pembinaan juga akan menjalani sidang Tipiring,” pungkasnya. (bk01_red)

Open post

Belasan Remaja di Brebes Diamankan, Perang Sarung Digagalkan Polisi

BREBESKANAL.com – Belasan remaja diamankan jajaran Polsek Larangan, Kabupaten Brebes, lantaran berencana melakukan aksi perang sarung, Rabu (20/3/2024) dini hari. Mereka diamankan di Jalan Dusun Sembung, Desa Pamulihan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes.

Informasi di lapangan menyebutkan, belasan remaja tersebut diamankan polisi yang melakukan patroli sekitar pukul 01.00 WIB. Para remaja tersebut awalnya tengah bergerombol di jalan Dusun Sembung. Aktivitas mereka diketahui warga yang tengah melintas. Lantaran curiga dan khawatir, warga melaporkan aktivitas para remaja tersebut ke Polsek Larangan. Sejumlah petugas yang tengah berpatroli langsung meluncur ke lokasi dan mengamankan para remaja tersebut.

“Mendapat laporan ini, kami bergerak cepat ke lokasi untuk mengantisipasi. Ada 16 remaja yang kami amankan. Mereka rata-rata pelajar SMP atau sedrajat,” kata Kapolsek Larangan, AKP Mohamad Jusup.

Dia mengungkapkan, dari laporan warga dan hasil pemeriksaan dari para pemaja tersebut, diketahui mereka berkumpul dan merencanakan akan perang sarung. Beruntung, warga dan kepala desa yang mengetahui itu cepat melapor ke pihaknya. Sehingga, aksi perang sarung itu bisa diantisipasi. “Para remaja yang diamankan ke Mapolsek ini, kami beri pembinaan. Orang tua mereka juga kami undang agar menjaga anaknya untuk tidak berbuat hal negatif,” terangnya.

Selain mengamankan belasan remaja itu, lanjut dia, pihaknya juga mengamankan 7 sarung. “Kita juga mengamankan 7 sarung dari para remaja ini,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengimbau, warga yang mempunyai anak remaja, untuk lebih meningkatkan pengawasan. Sehingga, anak-anaknya bisa menghindari tindakan yang cenderung negatif. Apalagi saat ini dalam bulan suci Ramadhan. Diharapkan, waktu senggang para remaja lebih dimanfaatkan untuk aktifitas yang positif, seperti kegiatan keagamaan. (bk01_red)

Scroll to top